Kajian Tentang Reikarnasi Alias Dilahirkan Kembali...
Hai Sobat Bizot yang Luar Biasa......
Reinkarnasi (dari bahasa Latin untuk "lahir kembali" atau "kelahiran
semula") atau t(um)itis, merujuk kepada kepercayaan bahwa seseorang itu
akan mati dan dilahirkan kembali dalam bentuk kehidupan lain. Yang
dilahirkan itu bukanlah wujud fisik sebagaimana keberadaan kita saat
ini. Yang lahir kembali itu adalah jiwa orang tersebut yang kemudian
mengambil wujud tertentu sesuai dengan hasil pebuatannya terdahulu.
Terdapat dua aliran utama yaitu pertama,mereka yang mempercayai bahwa
manusia akan terus menerus lahir kembali. Kedua,mereka yang mempercayai
bahwa manusia akan berhenti lahir semula pada suatu ketika apabila
mereka melakukan kebaikan yang mencukupi atau apabila mendapat kesadaran
agung (Nirvana) atau menyatu dengan Tuhan (moksha). Agama Hindu
menganut aliran yang kedua.
Pada saat jiwa lahir kembali, roh yang utama kekal namun raga kasarlah
yang rusak, sehingga roh harus berpindah ke badan yang baru untuk
menikmati hasil perbuatannya. Pada saat memasuki badan yang baru, roh
yang utama membawa hasil perbuatan dari kehidupannya yang terdahulu,
yang mengakibatkan baik-buruk nasibnya kelak. Roh dan jiwa yang lahir
kembali tidak akan mengingat kehidupannya yang terdahulu agar tidak
mengenang duka yang bertumpuk-tumpuk di kehidupan lampau. Sebelum mereka
bereinkarnasi, biasanya jiwa pergi ke surga atau ke neraka.
Dalam filsafat agama yang menganut faham reinkarnasi, neraka dan sorga
adalah suatu tempat persinggahan sementara sebelum jiwa memasuki badan
yang baru. Neraka merupakan suatu pengadilan agar jiwa lahir kembali ke
badan yang sesuai dengan hasil perbuatannya dahulu. Dalam hal ini,
manusia bisa bereinkarnasi menjadi makhluk berderajat rendah seperti
hewan, dan sebaliknya hewan mampu bereinkarnasi menjadi manusia setelah
mengalami kehidupan sebagai hewan selama ratusan, bahkan ribuan tahun.
Sidang neraka juga memutuskan apakah suatu jiwa harus lahir di badan
yang cacat atau tidak.
3 FAKTA REINKARNASI MENGGEMPARKAN DUNIA
Sejak usia dua tahun,
Cameron Macauley telah mengatakan pada
ibunya bahwa dia berasal dari sebuah pulau bernama Barra yang terletak
di pantai barat Skotlandia. Macauley juga bercerita tentang sebuah rumah
bercat putih di sebuah pantai dekat lapangan terbang. Selain itu dia
juga mengatakan mempunyai anjing berwarna putih hitam dan nama ayahnya
di kehidupan sebelumnya adalah Shane Robertson yang meninggal ditabrak
mobil.
Karena anaknya sering merengek minta diajak ke Barra dengan alasan
kangen kepada ‘ibunya yang lain’, Macauley pun dibawa naik pesawat ke
Barra. Dan benar saja, keluarga Macauley menemukan sebuah rumah bercat
putih di dekat lapangan terbang yang terletak di pinggir pantai. Rumah
itu adalah milik seseorang bernama Robertson dan memang benar keluarga
itu dulu memiliki seekor anjing putih hitam yang kini sudah mati.
Macauley kecil juga hafal dengan lorong-lorong dan ruangan-ruangan dalam
rumah besar itu. Cerita tentang reinkarnasi Macauley didokumentasikan
dalam sebuah acara di TV Inggris yang menjadikannya salah satu kisah
reinkarnasi terbaik.
Seorang anak berusia 4 tahun bernama
Edward Austrian mempunyai
phobia hari mendung dan awan kelabu. Selain itu balita ini juga
mempunyai masalah dengan tenggorokannya dan sering mengeluh kesakitan.
Setiap kali tenggorokannya terasa sakit, Edward selalu mengeluh,
“Terkena tembakan itu sakit”. Edward kemudian menceritakan pengalamannya
secara mendetail ketika di kehidupan sebelumnya dia bertugas sebagai
tentara saat perang dunia I dimana akhirnya dia tewas karena terkena
tembakan di tenggorokan. Di hari ketika dia tewas, mendung kelabu sedang
menyelimuti.
Awalnya dokter mengira anak ini terkenal amandel, tetapi setelah
diperiksa ternyata di tenggorokannya terdapat kista yang cukup besar.
Anehnya, setelah Edward menceritakan cerita tentang kehidupan
sebelumnya, tiba-tiba kista itu menghilang dengan sendirinya. Dokter
menyatakan tidak tahu bagaimana tiba-tiba kista yang tumbuh di
tenggorokan balita itu tiba-tiba bisa hilang. Karena menurut pengalaman
sang dokter, kista tidak mungkin menghilang dalam semalam.
Gus Taylor baru berusia 18 bulan ketika dia mulai mengatakan
bahwa nama sebenarnya adalah Augie. Di dalam keluarganya, Augie adalah
nama salah seorang kakek mereka yang telah meninggal dunia. Ketika
ditunjukkan sebuah foto keluarga, Gus dengan tepat menunjuk kakek Augie.
Ketika keluarganya meminta balita itu untuk menceritakan kehidupan kakek
Augie, dengan lancar Gus menceritakan secara mendetail pengalaman hidup
kakek Augie, termasuk sebuah rahasia lama yang dipendam oleh para
orangtua di keluarga itu. Rahasia mana bahkan tidak pernah sekalipun
diungkapkan kepada orangtua Gus yaitu tentang adik perempuan kakek Augie
yang menjadi korban pembunuhan dan mayatnya dibuang di pantai San
Francisco puluhan tahun yang lalu.
Nah.. bagaimana menurut agan?